TIPCE

TIPCE sebagai Program Budaya Bank Mandiri

TIPCE stands for Trust, Integrity, Professionalism, Customer focus and Excellence.

Itulah 5 Nilai Budaya yang diterapkan oleh Bank Mandiri, dengan demikian diharapkan seluruh masyarakat, karyawan, ataupun para nasabah menjadi tahu bahwa Budaya Bank yang diterapkan itu menjadi motto yang melekat dan menjadi pola dan budaya kerja Perusahaan.

Dan Bank Mandiri (sekarang disebut menjadi MANDIRI) ingin melepaskan atribut yang pernah melekat erat pada jaman Legacy 4 Bank (BankExim, Bapindo, BBD, serta BDN) yang dilebur menjadi satu dan menjadi salah satu Bank terbesar di Indonesia.

Ikuti langkahnya

Untuk mengubah nasib, ikuti langkah orang sukses.

Sukses adalah suatu proses,

Dan yang namanya proses banyak orang tidak kuat menghadapinya,

Tapi apabila anda ingin sukses, ikut langkah orang-orang yang telah meraih kesuksesannya,

Dengan cara ikuti langkahnya, tanyakan bagaimana caranya, dan anda tinggal menjiplaknya,

Anda tidak percaya tanyakan upline aktif anda, atau orang yang telah lebih dulu melakukannya,

Dan perlu anda ketahui dan memang harus anda ketahui, bagi orang sukses bukan hanya materi belaka,

Tapi apa yang menjadi keinginannya, atau apapapun yang akan dilakukannya memberikan manfaat pada orang-orang yang ada disekelilingnya, agamanya, ataupun negaranya.

Diinformasikan oleh: maspoedjo

Sederhana saja…

Pernah saya berbincang-bincang dengan maspoedjo, dan bertanya kenapa kepada maspoedjo mau menjalankan Bisnis Tianshi padahal sudah kerja menjadi karyawan.
Apa jawabnya, sederhana sekali Network Marketing and Accounting is art.
Dan kami mau menjalankan ini karena Tianshi dengan Visi  dan Misinya  adalah mensejahterakan umat manusia dan menyehatkan masyarakat.

 berbadan kecil berfikir besar

Dan itulah yang diinginkannya maju sehat bersama-sama, dan usaha yang membuat kita bahagia yaitu dapat membangun motivasi sesamanya agar dapat membangun karakter dan kepribadian, mari membangun bisnis JARINGAN.

Dan membangun diri dengan melakukan hal-hal kreatif, dengan melakukan kreatifitas membangun penghasilan tanpa batas. Karena Bisnis ini omzet terakumulasi tanpa batas waktu, dan reward diberikan bukan dikreditkan (diangsur dengan dipotong dari pembayaran bonus jaringan setiap bulan) dan peringkat tidak pernah turun, serta member tidak perlu diperpanjang setiap tahunnya.
 
Itu hasil pemikirannya serta tindakkannya, mengapa dia bilang "together we share" dan jangan lupa falsafah jawanya yaitu "nganggo klambi rangkep" yang artinya hidup itu harus diantisipasi. Bagaimana anda dapat penghasilan yang berbeda kalau anda masih melakukan hal yang sama.
 
Diriwayatkan dari Thalhah bin ‘Ubaidillah r.a.:
Seorang lelaki dengan rambut tergerai dari Najd menemui Rasulullah Saw. dan kami mendengar suaranya yang keras meskipun tidak bisa menangkap apa maksudnya, kemudian lelaki itu mendekat (hingga akhirnya kami tahu bahwa ia datang untuk) bertanya tentang Islam. Rasulullah Saw. bersabda, “Kau harus mengerjakan shalat lima kali dalam sehari semalam.” Laki-laki itu bertanya, “Adakah shalat lain yang harus kukerjakan?” Rasulullah Saw. menjawab, “Tidak ada. Tetapi jika mau, kau dapat mengerjakan shalat nawafil.” Lebih jauh Rasulullah Saw. bersabda kepadanya, “Kau harus mengerjakan puasa selama bulan Ramadhan.” Orang itu bertanya, “Adakah puasa lainnya yang harus kukerjakan?” Rasulullah Saw. menjawab, “Tidak ada. Tetapi jika mau, kau dapat mengerjakan puasa sunnah.” Kemudian Rasulullah Saw. bersabda kepadanya, “Kau harus membayar zakat.” Orang itu bertanya, “Apakah masih ada yang lainnya yang harus kubayar selain zakat?” Rasulullah Saw. menjawab, “Tidak ada. Kecuali jika kau ingin mendermakan sebagian milikmu.” Kemudian laki-laki itu pamit seraya berkata, “Demi Allah! Aku tidak akan mengerjakan yang lain selain ini". Rasulullah Saw. bersabda, “Jika yang dia katakan benar, dia akan masuk surga.”

Communitas……..

Anda ingin penghasilan tanpa batas, bangunlah communitas.

my community  

Mari berkreatifitas membangun penghasilan tanpa batas, dan bergabunglah dengan orang yang mempunyai VISI serta membawa MISI hidup dan kehidupan. Manusia pada dasarnya mahluk sosial yang saling bantu membantu, karena kodratnya manusia adalah demikian. 

Orang-orang yang mempunyai impian, dengan penuh keyakinan, disertai tindakkan akan menghasilkan perbedaan. Tuhan hanya meng "iya" kan apa yang hambanya inginkan.

 

Go Freedom

Impian adalah jantung Networker

Impian adalah merupakan jantung dari para pemain MLM.

Kenapa demikian…? Dan mengapa dikatakan sebagai jantung para Networker, sehingga impian itu begitu pentingnya, ikuti terus langkah para upline atau Leader-Leader Besar Tianshi yang telah sukses menjalani.

Dan anda tahu kenapa, salah seorang Networker Tianshi yang bernama Mas_Poedjo begitu ngototnya serta upline Bpk.Safriel (peringkat*7), Bpk Warsidi (peringkat*8) serta Leader Besar Purno Wasono melakukan ini. Karena apa yang anda lihat itulah yang anda dapat "What you see what your mine"

Padahal kita juga tahu berapa banyak para Pembangun Jaringan itu juga banyak mempunyai kegiatan, pekerjaan, juga usaha sampingan. Karena beliau tahu bahwa Membangun Jaringan banyak mempunyai nilai-nilai ibadah (habluminnanas dan juga habuluminnallahu).

Tidak percaya coba anda tanyakan kepada mereka, niat apa yang melatarbelakangi langkahnya…?

Salam kekeluargaan, sukses selalu

 

Go Freedom

Tindakan menentukan penghasilan

Tindakan Anda memiliki kekuatan yang lebih dahsyat untuk mempengaruhi orang lain dari pada perkataan Anda. Oliver Goldsmith, penyair

Anda sebagai insan Bank Mandiri yang bekerja dan berkarya, dan ingin menunjukkan jati diri dilingkungan sesuai dengan keinginan hati nurani berkecimpung diberbagai kegiatan atau aktifitas baik yang bersifat kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, ataupun punya kegiatan ibadah sebagai pembangun jaringan, untuk menggapai hidup dan kehidupan yang jauh lebih bermakna dan mapan.

Manusia sebagai mahluk sosial pada dasarnya ingin membuktikan jatidirinya, karena jatidiri akan menumbuh rasa percaya diri, sehingga kita dapat bersosialisasi dan kedepannya kita bisa mewujudkan eksistensinya sebagai mahluk untuk menjadi khalifah yang baik bagi lingkungannya. Oleh karena itu kita akan melakukan tindakan nyata.

 

Administrator

Isra Mi’raj

Untuk peningkatan nilai spiritual para karyawan di salah satu Bank terbesar di Indonesia memperingati Perayaan Isra Mi’raj 1429 Hijriah, Nabi Muhammad SAW, pada hari Selasa tanggal 05 Agustus 2008.

Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Isra Mi’raj adalah peristiwa besar dalam sejarah kehidupan umat muslim Allah SWT melalui Rasullulah Nabi Besar Muhammad SAW menerima perintah sholat 5 (lima) waktu sehari semalam untuk hamba-hambanya.

Peristiwa ini adal dimulainya Nabi diberangkatkan dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram dan pada malam itu pula dari Masjidil Haram ke Sidratul Muntaha menerima perintah langsung tanpa melalui perantaranya dan pada saat itu pulalah Nabi dapat melihat langsung wajah malaikat Jibril sesuai dengan wujud aslinya.

Dalam Islam semua kegiatan mempunyai Nilai Spiritual atau Ibadah untuk menggapai berkah Allah, dan semua kegiatan tergantung ilaah nya, apa yang anda ingin berikan dalam mewarnai nilai-nilai kehidupan didunia. Didalam bahasa sufi mengatakan "carilah akhiratmu insya Allah dunia akan mengiringimu", oleh karena itu berbuatlah, berusahalah, bertindaklah dikarenakan meningkatkan mutu ibadah dan mencari ridho Allah semata.


Corporate Culture

TIPCE 

Pernahkan anda mengetahui apa yang dinamakan Budaya, Budaya adalah nilai-nilai kebiasaan yang sangat tinggi dan bukankah Negara yang besar adalah negara yang mempunyai kebiasaan yang menjadikan kebiasaan dan pada akhirnya menjadi kebudayaan demikian pula yang dinamakan Corporate Culture (Budaya Perusahaan) terhadap Bank Mandiri.

Bank Mandiri yang merupakan salah satu Bank terbesar di Indonesia, tengah mensosialisasikan Budaya Kerja Perusahaan yang terkenal dengan nama Corporate Culturenya yaitu TIPCE.

Dan tahukah anda apa makna TIPCE:

1. TRUST

  • Saling Menghargai & Bekerja Sama
  • Jujur, Tulus dan Terbuka

2. INTEGRITY

  • Disiplin & Konsisten
  • Berpikir, Berkata & Bertindak Terpuji

3. PROFESSIONALISM

  • Kompeten & Bertanggungjawab
  • Memberikan Solusi & Hasil Terbaik

4. CUSTOMER FOCUS

  • Inovatif, Proaktif & Cepat Tanggap
  • Mengutamakan Pelayanan & Kepuasan Pelanggan

5. EXCELLENCE

  • Orientasi pada Nilai Tambah & Perbaikan Terus Menerus
  • Peduli Lingkungan

Membicarakan Peta Jaringan

Sebagian orang kalau sedang penat datang ke cafe.Big City

Sama dengan Leader-Leader Tianshi, dalam membicarakan Peta Jaringan, bekerja sambil rehat makan, ditempat-tempat yang nyaman.

Salah satunya adalah cafe, cafe in the TOP, dimana sambil makan kita merencanakan pengembangan BISNIS JARINGAN, jauh sekali kedepan. Dan untuk para Leader-Leader Excel mari kita satukan langkah dengan bergandengan tangan.

 

Kiriman :

Tri Purnomo SH ID Tianshi 910.97431

Listening is hard work

According to listening expert Thomas E. Anastasi, "Listening is an active search for meaning while hearing is passive." (Anastasi 1981)

Listening is hard work. As a speaker, I’m always fresher at the end of my seminars than my audience is, because they’re working harder than me to attach meaning to what I say. When you listen you’re working hard to relate what you’re hearing to your own experience, industry, and clients.

Too many salespeople just don’t get it. They think they are only working when they are talking. Nothing could be further from the truth. You’re working harder when you’re listening.

How hard are you going to work today? Which client can you help more by listening to him or her than by talking? Plan to listen, and then plan your listening.

Anastasi writes, to listen actively "…we must think in terms of ‘What’s in it for me?’ ‘What can I learn? What information can I get? What can I learn about the speaker that will help me deal more effectively with that person?’"

That’s planning your listening.

Telephone sales expert Art Sobczak says you can cure lousy listening by selling yourself on the importance of listening. "When you find yourself taking a mental vacation during a call," he says, "ask yourself this question: ‘Why do I need to listen to this person?’ The answer tends to snap you back to the proper perspective as you answer, ‘Because what this person says will tell me exactly what I need to say in order to help them buy, therefore putting more money in my pocket.’" (Sobczak 1995)

Listening is a source of power that nearly all salespeople could tap into more often and more deeply.

Roger Ailes has been a presidential adviser and currently produces syndicated television shows. He wrote:

Many of us tell people more than they need to know. Why? We forget to listen. If you learn to listen better, what you say will better address the concerns of others. Some rules of thumb for listening:

– Eliminate distractions. Look directly at the speaker.

– Control your emotions. Avoid prejudging, and listen without interruption

– Occasionally take notes. Writing it down helps you to concentrate.

– Listen actively. Nod, smile, let your eyes show interest, delight. (Ailes 1988)

These steps work to your advantage even if you disagree with the speaker. The more you know about the client’s agenda and needs, the better you can respond, negotiate, and sell.

In sales, you can’t go wrong if you listen too carefully — but you can really blow it if you talk too much. Remember, you’re not just waiting for your turn to talk. You need to pay attention to every word, every gesture and every nuance.

 

Rewriter From: Diary my Leader of Tianshi